Komplikasi DM merupakan masalah yang sangat ditakuti oleh penderita diabetes melitus. Masalahnya, penderita DM akan semakin menderita jika sampai mengalami komplikasi.

Pada artikel pertama, kami sudah menjelaskan secara mendalam mengenai seperti apa bahaya dari komplikasi akut akibat penyakit diabetes melitus.

Di artikel kedua ini, kami akan melanjutkan pembahasan tentang komplikasi DM kronis yang jauh lebih berbahaya dibandingkan dengan komplikasi akut.

Apa Itu Komplikasi DM Kronis dan Seperti Apa Bahayanya?

Komplikasi DM kronis sudah bukan masalah kecil. Komplikasi ini terjadi sebenarnya dikarenakan kesalahan penderita DM dalam mengontrol penyakit yang dideritanya.

Kelalaian adalah salah satu faktor paling besar penyebab penderita DM sampai harus mengalami komplikasi kronis.

Komplikasi kronis berbeda dengan komplikasi akut. Komplikasi kronis muncul secara bertahap dan kerusakan yang disebabkan cukup fatal karena komplikasi kronis merusak organ-organ penting di dalam tubuh.

Namun meskipun demikian, sebenarnya komplikasi kronis ini masih bisa dicegah. Bagaimana cara pencegahan komplikasi DM ini? anda bisa membaca selengkapnya mengenai bagaimana cara pencegahan komplikasi DM kronis ini di artikel bagian 3.

Seperti yang sudah dijelaskan, komplikasi kronis dapat merusak berbagai macam organ penting di dalam tubuh dan memicu munculnya berbagai macam penyakit berbahaya.

Berikut adalah beberapa macam organ vital di dalam tubuh yang dapat mengalami kerusakan akibat komplikasi kronis tersebut:

  1. Kerusakan jantung

Penderita DM yang mengalami komplikasi kronis umumnya sangat beresiko mengalami kerusakan fungsi organ jantung.

Kerusakan organ jantung ini disebabkan karena adanya penyempitan saluran pembuluh darah akibat kadar gula darah yang terlalu tinggi.

Dinding saluran pembuluh darah akan mengalami kerusakan ketika kadar gula di dalam darah terlalu tinggi. Sebagai akibat dari kerusakan dinding saluran pembuluh darah tersebut, saluran pembuluh darah akan mengalami penyempitan.

Saluran pembuluh darah yang mengalami penyempitan akan membuat kinerja organ jantung bertambah berat dalam memompa darah. Masalah ini akan membuat organ jantung mengalami kerusakan jika dibiarkan berlarut-larut.

Ada beberapa macam masalah yang umumnya akan dialami oleh penderita diabetes melitus ketika mengalami masalah pada organ jantungnya.

Berikut adalah beberapa macam masalah yang berkaitan dengan kerusakan organ jantung tersebut:

  • Sering merasa nyeri di bagian dada
  • Tekanan darah sering meningkat
  • Berpotensi untuk mengalami serangan jantung
  • Beresiko menderita penyakit jantung koroner

Apakah yang Biasa Dirasakan Oleh Penderita Diabetes yang Sudah Mengalami Masalah Pada Organ Jantung?

Penderita diabetes melitus yang sudah mengalami komplikasi DM kronis terutama yang menyerang organ jantung umumnya akan merasakan gejala-gejala aneh.

Berikut ini adalah beberapa gejala aneh yang akan sering dirasakan ketika organ jantung sudah mulai mengalami kerusakan:

  • Sering berkeringat melebihi batas normal
  • Sering merasa nyeri di bagian dada
  • Mudah letih dan lesu
  • Nafas sesak
  • Detak jantung tidak beraturan
  • Sering sakit kepala

Meskipun memang penderita DM yang mengalami masalah pada organ jantung umumnya akan merasakan nyeri di bagian dada, namun ada kemungkinan gejala tersebut tidak dirasakan.

Nyeri pada dada kemungkinan tidak akan dirasakan oleh penderita DM yang sudah terlebih dahulu mengalami masalah kerusakan pada sistem saraf.

Jenis Penyakit Jantung yang Sering Diderita Oleh Penderita Diabetes

Tidak semua jenis penyakit jantung berpotensi diderita oleh orang yang menderita penyakit diabetes melitus.

Penderita diabetes melitus umumnya memiliki masalah pada saluran pembuluh darah koroner. Karena itulah, penyakit jantung yang umum diderita oleh penderita DM adalah penyakit jantung koroner.

Penderita DM Tipe Apa yang Paling Mudah Menderita Penyakit Jantung?

Tidak semua penderita DM berpotensi untuk menderita penyakit jantung. Penderita DM tipe 2 jauh lebih berpotensi untuk menderita penyakit jantung koroner.

Namun demikian, penderita DM tipe 1 juga memiliki potensi yang sama untuk menderita penyakit jantung, terutama jika usianya masih tergolong cukup muda.

Karena itulah, sebaiknya semua penderita DM mulai melakukan tindakan pencegahan komplikasi DM sedini mungkin.

Faktor Apa yang Meningkatkan Kemungkinan Penderita DM Menderita Penyakit Jantung?

Ada cukup banyak faktor yang dapat meningkatkan kemungkinan seorang penderita DM untuk menderita penyakit jantung.

Berikut adalah beberapa faktor yang memicu penderita DM harus menderita penyakit jantung:

  • Kurang aktivitas dan olahraga
  • Belum mampu mengontrol tekanan darah dan kadar gula darah dengan benar
  • Pola makan buruk
  • Kolesterol LDL dan trigliserida sangat tinggi
  • Memiliki masalah resistensi insulin
  • Merokok dan minum minuman alkohol
  • Obesitas atau kelebihan berat badan

 

  1. Kerusakan ginjal

Setelah organ jantung, ginjal adalah organ vital kedua yang sangat rawan mengalami kerusakan akibat komplikasi DM kronis.

Bahkan penelitian telah memastikan bahwa penyakit diabetes melitus merupakan penyebab kerusakan ginjal paling tinggi.

  1. Kerusakan mata

Jika organ ginjal sudah mengalami kerusakan, maka mata adalah organ berikutnya yang rawan mengalami kerusakan.

Mata mendapatkan asupan nutrisi langsung dari ginjal. oleh sebab itu, jika organ ginjal mengalami kerusakan, maka racun-racun yang ada di dalam darah akan merusak mata dan menyebabkan kebutaan permanen.

  1. Kerusakan sistem saraf

Setelah mata, sistem saraf adalah bagian penting tubuh lain yang dapat mengalami kerusakan akibat komplikasi DM.

Kerusakan pada sistem saraf ini akan semakin membuat penderita DM berpotensi mengalami masalah kesehatan lain.

Ketika sistem saraf mengalami kerusakan, penderita DM tidak akan mampu merasakan rasa sakit apapun lagi.

Itulah alasan mengapa penderita DM seringkali terlambat menyadari adanya luka terutama di bagian kaki.

Apa Saja Gejala yang Dirasakan Penderita DM yang Sudah Mengalami Kerusakan Sistem Saraf?

Penderita DM yang sudah mengalami kerusakan sistem saraf biasanya akan merasakan beberapa macam gejala seperti:

  • Sering kesemutan dan merasa beberapa bagian tubuh lebih tebal
  • Kesulitan berjalan karena otot kaki melemah
  • Terkadang penderita DM juga mengalami masalah pada sistem pencernaan dan gangguan pernafasan

Melihat begitu berbahayanya komplikasi DM kronis, maka kami menghimbau bagi para penderita DM untuk mulai giat dan disiplin melakukan tindakan pencegahan komplikasi DM.