Tulisan ini membahas penanganan awal serangan jantung, baik oleh pasien (atau keluarga), dan oleh dokter.

Cara mengatasi serangan jantung saat sendirian – apa yang harus Anda lakukan?

Sebetulnya, hampir tidak ada yang dapat Anda lakukan selain secepatnya membawa ke rumah sakit terdekat yang sanggup melakukan pertolongan dengan cepat dan tepat. Kalaupun ada yang dapat Anda lakukan, longgarkan pakaian, usahakan mendapat udara segar sebanyak mungkin, posisi senyaman mungkin, dan jangan panik, berusahalah tenang dan berdoa. Intinya, jangan lakukan apapun yang dapat memperlambat Anda dibawa ke rumah sakit.

Penanganan awal serangan jantung – apa yang akan dilakukan dokter?

Serangan jantung terjadi karena pembuluh koroner tersumbat oleh gumpalan darah. Pada dasarnya, dokter akan segera ‘mengurus’ gumpalan darah tersebut, supaya sumbatan koroner dapat terbuka, dan aliran darah bisa kembali. Penanganan awal serangan jantung terpenting adalah membuka kembali aliran koroner yang tersumbat. Istilah medisnya reperfusi.

Reperfusi – Penanganan awal serangan jantung terpenting

Ada 2 cara reperfusi. Cara pertama disebut Primary PCI (Percutaneous Coronary Intervention). Cara kedua disebut Fibrinolitik. Untuk mempermudah, saya sebut cara pertama sebagai metode dengan ALAT. Cara kedua metode dengan obat serangan jantung.

Reperfusi dengan ALAT

Dilakukan dengan cara memasukkan kateter, semacam slang kecil melalui pembuluh darah di pergelangan tangan atau pangkal paha, sampai mencapai pembuluh koroner. Kemudian dilakukan aspirasi atau penyedotan gumpalan darah yang menyumbat pembuluh koroner. Aliran koroner akan mulai pulih. Bila aliran koroner belum sempurna 100% karena masih ada sisa plak, dokter akan melanjutkan dengan pemasangan stent atau cincin. Saat ini, cara ini adalah cara reperfusi yang terbaik dan paling direkomendasi.

Reperfusi dengan OBAT

Dilakukan dengan cara memberikan obat untuk melumerkan gumpalan darah. Obat diberikan melalui infus, diteteskan secara perlahan selama sekitar 1 jam. Cara ini merupakan alternatif bila rumah sakit tidak memiliki fasilitas laboratorium kateterisasi untuk melakukan primary PCI. Setelah dilakukan reperfusi, pasien akan dirawat di ruang rawat intensif untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Sebagai kesimpulan, penanganan awal serangan jantung yang terpenting hanya dapat dilakukan di rumah sakit. Hal terbaik yang dapat Anda lakukan bila terjadi serangan jantung adalah mencari pertolongan ke rumah sakit secepat mungkin